Postingan

Plagiat di Internet

Plagiat menurut saya adalah mengkopi atau mengambil hasil karya tulis (salah satunya) tanpa sepengetahuan si pemilik, tidak mencantumkan sumber, dsb. Plagiat juga tidak hanya berarti mengkopi seluruh artikel dan digunakan serta diakui sebagai miliknya, namun juga berlaku pada penggunaan sebagian artikel, kalimat atau kata-kata tanpa memberikan kredit pada si penulis. Waktu itu saya pernah mendapatkan tugas pada mata kuliah psikologi umum untuk mencari biografi Sigmund Freud. Saya mencarinya lewat Google. Saya membuka satu per satu artikel yang saya dapatkan. Semua artikel yang saya temukan sama, sayangnya kebanyakan tidak mencantumkan sumbernya. Disini bisa kita lihat kalau si pembuat artikel memplagiat artikel-artikel yang lain yang berkaitan dengan Sigmund Freud. Di Negara kita sebenarnya sudah banyak sekali orang-orang yang melakukan hal tersebut, namun jarang sekali yang ditindaklanjutkan. Orang yang melakukan tindak plagiarisme akan dikenakan hukuman yaitu tindak pidana. ...

Publikasi Online

Publikasi online menurut saya adalah penyampain sebuah informasi melalui komputer yang sudah terhubung dengan internet. Kita tidak boleh sembarangan dalam mempublikasikan sebuah informasi. Dalam mempublikasikan sebuah informasi perlu diperhatikan tatanan kata supaya pembaca tidak bingung dalam memahami makna dari informasi tersebut. Kita juga perlu memperhatikan bentuk tulisan dalam sebuah informasi, diusahakan menggunakan bahasa yang baik dan sopan, tidak boleh mengandung unsur pornografi. Dan yang lebih penting adalah mencantumkan sumbernya apabila kita mendapatkan informasi tersebut dari tulisan orang lain. Cara-cara menulis yang baik di internet : Gunakan bahasa yang sopan. Hal ini sudah pasti menjadi nomor satu karena orang akan menghargai jika kita berkata-kata dengan sopan. Jangan menulis dengan huruf kapital. Huruf kapital dalam arti ini yaitu menggunakan Caps Lock. Mengapa begitu ? Karena dapat diartikan kita sedang berteriak-teriak seperti marah. Hal tersebut tidak ...

Dampak Sosial dari Interaksi Manusia & Internet

Dijaman sekarang ini manusia kayanya kalau dirumah gak ada laptop atau gadget tentunya koneksi internet buat browsing dan sebagainya kurang afdol. Di rumah, di kampus, di tempat makan, di angkot, bahkan dijalan aja masih sempet-sempetnya mainin handphone mereka, sampe-sampe banyak ya yang kecopetan. Disini bisa kita lihat kalau manusia jaman sekarang hidupnya udah dimanjakan sama teknologi. Apalagi kalau udah ada internet, suka lupa diri, kurang bergaul sama lingkungan sekitar, sibuk terus sama gadget mereka. Gausah jauh-jauh deh, coba kalau kaliat ke McD di samping kampus G, liat orang-orang yang ada disana, duduknya sih segeromboan gitu, tapi masing-masing sibuk sama hp mereka buat update di Path. Saya sendiri agak miris juga sih ngeliatnya. Gak cuma mereka yang jadi korban kekejaman internet, saya juga begitu. Bangun tidur buka Path, buka Twitter, buka BBM, buat apa? Buat update. Berangkat ke kampus dan sampe kampus megangnya hape dan buka Path, buat apa? Buat update. Pas d...

Fenomena interpersonal di internet

Jejaring sosial membantu kita untuk berkomunikasi dengan teman, keluarga, pacar, dan semuanya dengan mudah. Dengan adanya jaringan sosial, kita bisa dengan mudah pula mendapatkan informasi. Informasi itu sendiri pun bisa menyebar dengan cepat. Kali ini saya akan menulis sedikit tentang fenomena yang sedang gencar yaitu hubungan interpersonal di internet yang salah satunya lewat media jaringan sosial. Saya sudah sering menemukan banyak orang yang menjalin hubungan khusus melalui jaringan sosial. Salah satunya adalah sahabat saya. Dia menjalin hubungan dengan seorang laki-laki asal Inggris yang awal pertemuan mereka bertemu di Facebook. Tetapi hubungan itu tidak berlangsung lama. Begitu juga dengan saya sendiri, pernah berteman dekat dengan seorang perempuan sebaya yang berasal dari Italia. Saya dengan Federica juga bertemu di media sosial Facebook. Namun pertemanan tersebut hanya bertahan beberapa bulan saja karena mungkin ada faktor eksternal dari Facebooknya.  Hambatan da...

Internet Addiction

Menurut Young (1996), seseorang bisa disebut kecanduan pada internet apabila individu tersebut menunjukkan perilaku-perilaku tertentu. Perilaku-perilaku tersebut dibuat berdasarkan pada kriteria-kriteria kecanduan berjudi ( pathological gambling ) yang dapat membedakan antara orang yang kecanduan pada internet dan yang tidak sampai kecanduan. Seorang pengguna internet sudah dapat digolongkan sebagai pecandu internet bila ia memenuhi sedikitnya lima dari delapan kriteria yang disebutkan oleh Young. Young membagi kecanduan internet kedalam 5 kategori, yaitu : a. Cybersexual addiction , yaitu seseorang yang melakukan penelusuran dalam situs-situs porno atau cybersex secara kompulsif b. Cyber-relationship addiction , yaitu seseorang yang hanyut dalam pertemanan melalui dunia cyber c. Net compulsion , yaitu seseorang yang terobsesi pada situs-situs perdagangan ( cyber shopping atau day trading ) atau perjudian ( cybercasino ) d. Information ove...

Pengaruh Gender, Usia, Budaya dalam Interaksi Antara Manusia Dan Internet

Gender, usia, dan budaya memiliki peran penting dalam hal interaksi antara manusia dan internet. Untuk gender sendiri berperan penting dalam hal perkataan dan attitude dalam berinteraksi. Wanita cenderung lebih berhati-hati dan halus dalam berkata saat berinteraksi, sementara pria cenderung lebih kasar dan blak-blakan . Ketika berinteraksi melalui internet (dalam sebuah forum), wanita cenderung lebih menjaga perkataannya sementara pria lebih mengeluarkan isi pikirannya dan terkadang tergolong kasar. Usia juga mempengaruhi interaksi antara manusia dan internet. Orang-orang yang sudah dewasa lebih bisa menjaga perkataannya dibanding dengan yang masih dibawah umur. Contoh, dalam suatu forum online, orang-orang yang sudah dewasa akan lebih santun dan akan lebih sopan dalam berkata-kata serta akan lebih mengutamakan poin utama dalam pendapatnya tersebut, sementara yang masih dibawah umur akan lebih meluapkan emosi ketika berpendapat. Pengaruh budaya terhadap interaksi a...

Peran Individu dalam Internet

Peran sosial individu dalam internet Prososial - Prososial itu sama saja dengan tolong menolong. Dapat diartikan juga sebagai peilaku yang menuntungkan untuk orang lain.  Dampak negatif dalam pengunaan internet Antisosial - dimana seseorang sudah tidak memperdulikan hak orang lain/tidak perduli dengan norma yang berlaku di masyarakat saat menggunakan internet. Mereka yang antisosial hanya memperdulikan apa yang mereka inginkan. Mereka cenderung tidak bertanggung jawab dengan apa yang mereka lakukan melalui media internet dan tidak memikirkan sebab akibat yang akan ditimbulkan nantinya. Pornografi - dimana seseorang dengan sengaja atau tidak menyajikan gambar, video, tulisan maupun suara yang dapat menimbulkan kenaikan nafsu birahi. Sudah banyak di zaman sekarang contoh-contoh pornografi di media komunikasi kita. Beberapa anak bangsa sudah tidak memiliki rasa malu sedikitpun untuk menyebarkan sesuatu yang berbau pornografi, bahkan yang didalamnya adalah diri mereka sendi...